Buka Peluang Penambahan SMA Negeri, Disdik Manokwari Harap Orangtua Siswa juga Melirik Sekolah Swasta

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Setiap tahun sekolah-sekolah negeri diserbu masyarakat untuk mendaftarkan anak pada pada masa penerimaan murid baru.

Karena itu, Pemkab Manokwari melalui Dinas Pendidikan membuka peluang penambahan sekolah negeri untuk menjawab kebutuhan masyarakat. Namun demikian, masyarakat juga diharapkan melihat sekolah-sekolah swasta sebagai pilihan lain untuk anak.

“Selain tahun ini kita mendirikan SMA Negeri 4, tahun-tahun ke depan kita akan melihat lagi kalau memang bisa buka SMA Negeri, kita buka, tetapi kita juga harus melihat sekolah-sekolah swasta di sekitar kita,” ujar Kepala Bidang SMA/SMK pada Dinas Pendidikan Kabupaten Manokwari, Recky Risamasu.

Menurut Risamasu, perhatian pemerintah daerah juga akan difokuskan pada sekolah-sekolah swasta untuk meningkatkan kualitasnya.

“Tahun ini kita sudah siapkan sarana prasarana yang ada. Revitalisasi yang ada tahun ini SMA swasta yang dapat. Nanti ke depan ini SMA Oikumene dan SMA Yapis akan ke Jakarta untuk revitalisasi itu. Ini berarti peningkatan mutu kualitas SMA swasta sudah mulai kelihatan,” katanya.

Selain SMA Negeri 4, tahun ini juga ada pembukaan SMA swasta yakni SMA Muhammadiyah. Saat ini pihak SMA Muhammadiyah Manokwari mengikuti Bimtek di Jakarta.

Kebanyakan orangtua siswa lebih memilih sekolah negeri dibanding sekolah swasta dengan alasan sekolah swasta kalah dalam hal fasilitas dan mutu.

Terkait ini, Risamasu mengatakan bahwa pada tahun 2024 dan 2025 bantuan sarana prasarana masih dititikberatkan pada sekolah swasta.

“Bantuan sarana prasarana masih kita titik beratkan di sekolah swasta. Kalau saya melihat fasilitas di sekolah swasta sudah memadai, sudah memenuhi syarat untuk itu. Tinggal bagaimana sekolah swasta mengelola sistem pendidikan yang ada di sekolah itu sendiri,” ujarnya.

Sering kali, lanjut Risamasu, dirinya mengingatkan pengelola-pengelola sekolah swasta untuk berkolaborasi dan bekerja sama dengan kepala sekolah guna meningkatkan kualitas atau mutu sekolah.

“Kalau perhatian untuk sekolah swasta sudah cukup, bahkan kita melihat masih ada kekurangan nanti kita tambah lagi. Contoh sarana prasarana, ruang kelas, laboratorium, kemudian peralatan praktik siswa, itu sudah tahun kemarin paling banyak (diberikan kepada sekolah) swasta. Dari kota sampai Warpramasi,” bebernya.

Jika sarana prasarana sudah memadai, tambah Risamasu, pemerintah daerah akan meningkatkan mutu guru melalui Bimtek dan pelatihan.

“Jadi sudah terprogram, sehingga kami berharap orangtua tidak hanya melihat satu sisi saja tapi semua sekolah di kabupaten Manokwari, khususnya SMA/SMK, tidak hanya berfokus pada sekolah negeri,” tukasnya. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *