MANOKWARI, SURYA ARFAK – Wakil Menteri Koperasi, Ferry Juliantono, meresmikan Koperasi Desa Merah Putih Aimasi sebagai mockup untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih lain di provinsi Papua Barat.
Dalam pengresmian pada Sabtu (28/6/2025), Wamenkop didammpingi oleh Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan; Sekda Papua Barat, Ali Baham Temongmere; Bupati Manokwari, Hermus Indou; serta sejumlah pejabat dari Kementerian Koperasi, provinsi Papua Barat, dan kabupaten Manokwari.
Dengan pengresmian Koperasi Merah Putih Aimasi menjadi mockup, permintaan Bupati Hermus langsung terkabulkan karena sebelumnya Hermus meminta agar Koperasi Merah Putih Kampung Aimasi menjadi mockup bagi Koperasi Merah Putih lain di Papua Barat.
Koperasi Merah Putih Kampung Aimasi memiliki bangunan yang sederhana. Namun, menurut Ferry Juliantono, yang dilihat bukan tempatnya, tapi semangat warga untuk mewujudkan kesejahteraan melalui wadah koperasi tersebut.
“Saya Pak Bupati justru terharu melihat kondisi yang seperti ini, tapi saya yakin kami beserta rombongan dari Kementerian siap, akan kita tetapkan ini jadi mockup. Dalam waktu dekat kita perbaiki kemudian langsung difungsikan aktivitas kegiatan usahanya,” tegasnya.
Semangat warga kampung Aimasi, katanya, menunjukkan adanya keinginan meneruskan cita-cita dari para founding father dan para founding mothers untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.
“Dari tempat kampung Aimasi ini saya yakin nanti operasional Koperasi Desa di kabupaten Manokwari dan juga di Provinsi Papua Barat akan bisa menjadi tempat, menjadi alat perjuangan masyarakat Papua, masyarakat Manokwari dan khususnya masyarakat Aimasi ini, menjadi lebih adil,” ujarnya.
Ferry Juliantono lalu mengajak Pemprov Papua Barat dan Pemkab Manokwari untuk bekerja sama dengan Kementerian memastikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Papua Barat dan kabupaten Manokwari tumbuh dan berkembang serta memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk masyarakat.

Bupati Manokwari, Hermus Indou, dalam laporannya kepada Wamenkop Ferry Juliantono, menyampaikan bahwa jumlah desa/kampung dan kelurahan di kabupaten Manokwari sebanyak 173, dan semuanya telah melaksanakan Musyawarah Desa Khusus (Musdesus) untuk pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Dari jumlah itu, kata Hermus, 138 kampung yang koperasinya dalam proses verifikasi legalitas di Kementerian Hukum.
“Dan 32 koperasi telah diterbitkan AHU-nya. Jadi kami di kabupaten Manokwari ini menjadi yang terbanyak di provinsi Papua,” ungkapnya.
Karena itu, Hermus meminta Wamenkop menjadikan Koperasi Merah Putih Kampung Aimasi sebagai salah satu mockup yang bisa menerima dana pembinaan dari pemerintah pusat.
“Kami pemerintah kabupaten Manokwari juga memastikan komitmen untuk mendukung program ini dalam APBD Kabupaten Manokwari,” tegasnya.
Hermus juga menyinggung kondisi gedung Koperasi Merah Putih Kampung Aimasi yang apa adanya dan berjanji akan mengalokasikan anggaran untuk memperbaikinya.
“Jadi tahun depan kita akan mengalokasikan APBD untuk memastikan bahwasanya Koperasi Merah Putih yang menjadi mockup di kabupaten Manokwari bisa menjadi model atau contoh untuk koperasi lainnya, sehingga nanti koperasi lain kita dorong datang belajar ke Koperasi Desa Merah Putih Aimasi,” tukasnya. (SA01)








