Manokwari, SURYA ARFAK – Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan, mengatakan bahwa kehadiran Paguyuban Pitulungan Agung (Paitua) Kabupaten Manokwari menjadi sangat penting sebagai wadah yang mempererat bersaudaraan, gotong royong, dan saling menolong.
Sesuai namanya, kata Dominggus, Pitulungan Agung berarti pertolongan yang besar mencerminkan semangat luhur dari paguyuban ini.
“Saya percaya bahwa Paitua bukan hanya sekadar organisasi kemasyarakatan, tetapi juga menjadi rumah bagi nilai-nilai kebersamaan dan persatuan yang menjadi pondasi kokoh bagi pembangunan di Papua Barat khususnya di kabupaten Manokwari,” kata Dominggus pada Harlah dan pengukuhan pengurus Paitua Kabupaten Manokwari periode 2024-2929, Minggu (11/5/2025).
Kepada pengurus baru Paitua Kabupaten Manokwari, Dominggus mengemukakan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Jadilah pengurus yang bukan hanya mampu memimpin tetapi juga melayani. Jadilah jembatan yang menghubungkan antara anggota paguyuban dengan pemerintah daerah, sehingga tercipta sinergi untuk mendukung pembangunan daerah,” tandas Dominggus.

Ketua Ikaswara Manokwari, Suyanto, berharap sesuai semboyannya “guyub rukun selawase” warga Tulungagung yang tergabung dalam Paitua Manokwari selalu hidup rukun, baik dengan sesama warga Tulungagung maupun dengan semua masyarakat.
Menurut Suyanto, warga Paitua kini adalah masyarakat Manokwari. Karena itu, warga Paitua harus bersinergi dengan pemerintah daerah dan paguyuban lain untuk membangun Manokwari.
“Selamat kepada seluruh pengurus maupun anggota, mudah-mudahan makin hari makin rukun,” katanya. (SA01)








