Manokwari, SURYA ARFAK – Gereja Bethel Gereja Pantekosta (GBGP) Klasis Manokwari menggelar Musyawarah Daerah (Musda) ke-X, Jumat (25/10/2024).
Musda ini diharapkan melahirkan gagasan-gagasan konstruktif untuk memperkuat peran gereja dalam kehidupan berbangsa.
Plt Bupati Manokwari, melalui Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Manokwari, Ferdy M. Lalenoh, mengatakan Musda ke-X GBGP Manokwari bukan sekadar agenda tahunan atau forum seremonial.
Sebaliknya, merupakan wujud nyata komitmen untuk menjaga persatuan, memperkuat iman, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
“Saya berharap dalam musyawarah ini peserta berperan aktif memberikan gagasan-gagasan konstruktif yang dapat memperkuat peran gereja dalam kehidupan berbangsa dan bernegara khususnya di kabupaten Manokwari,” ungkap Lalenoh, pada pembukaan Musda.
Dirinya mendorong agar melalui Musda tersebut gereja dapat terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada umat dan masyarakat dengan semangat kebersamaan dan persatuan.
“Musyawarah ini juga merupakan momen yang tepat untuk merumuskan strategi-strategi yang relevan dalam menghadapi berbagai isu sosial seperti kemiskinan, pendidikan, kesehatan, dan ketidakadilan. Pemerintah Kabupaten Manokwari sangat terbuka untuk bekerja sama dengan seluruh elemen masyarakat termasuk gereja dalam menghadapi tantangan tersebut,” tutup Lalenoh.
Ketua Sinode GBGP, Pdt. Portunatus Numberi, mengatakan Musda dilaksanakan untuk memilih pemimpin Klasis GBGP Manokwari.
“Bapak-ibu yang sebentar memilih, pilihlah pemimpin yang punya integritas, yang telah berkarya untuk pengembangan GBGP dan taat pada aturan serta pemimpin yang memiliki komitmen memajukan GBGP,” tukasnya.
Musda yang dibuka oleh Kepala Biro Kesra Setda Papua Barat itu juga dihadiri oleh Kepala Suku Besar Arfak, Dominggus Mandacan dan calon Bupati Manokwari, Hermus Indou. (SA01)








