MANOKWARI, SURYA ARFAK – Bank Papua mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Manokwari atas kolaborasi dalam penerapan sistem Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) Online sebagai bagian dari transformasi digital pengelolaan keuangan daerah.
Kepala Kantor Cabang Utama Bank Papua Manokwari, Rony Wabia, mengatakan jajaran pimpinan Kantor Pusat Bank Papua di Jayapura telah tiba di Manokwari untuk menghadiri peringatan HUT ke-128 Manokwari sekaligus penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) dan peluncuran SP2D Online.
Rombongan tersebut dipimpin Direktur Utama Bank Papua, Yuliana D. Yembise, bersama sejumlah pimpinan divisi. Peluncuran sistem ini menjadi langkah penting dalam mendorong tata kelola keuangan daerah berbasis digital.
Menurut Rony, Kabupaten Manokwari menjadi kabupaten kedua di Papua Barat yang beralih dari transaksi keuangan secara manual ke sistem digital.
“Kami menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada pemerintah daerah, khususnya Bupati Manokwari melalui Badan Keuangan dan Aset Daerah, atas kolaborasi yang terjalin sehingga program ini dapat terlaksana,” ujarnya, Sabtu (7/11).
Ia menyebut penerapan SP2D Online sebagai terobosan yang digagas Bupati Manokwari melalui BKAD untuk meningkatkan efektivitas dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.
Rony menjelaskan, sistem tersebut memiliki sejumlah manfaat, antara lain mempercepat waktu transaksi, memudahkan pengawasan proses pencairan dana, menerapkan pemotongan pajak secara otomatis, serta meningkatkan akuntabilitas pengelolaan keuangan.
Ia menambahkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Kepala Divisi Perencanaan Strategis dan tim teknologi informasi Bank Papua, bersama Kepala BKAD Manokwari, untuk mematangkan agenda penandatanganan kerja sama dan peluncuran sistem yang dijadwalkan pada Senin (9/11).
“Kami berharap kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dan baik serta membawa manfaat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Manokwari,” katanya. (SA01)








