MANOKWARI, SURYA ARFAK – Capaian imunisasi campak di hampir seluruh kampung di Kabupaten Manokwari telah melampaui target 95 persen. Bahkan, sejumlah kampung mencatat cakupan imunisasi hingga lebih dari 100 persen setelah tenaga kesehatan melakukan sweeping dari rumah ke rumah.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Manokwari, Alexander Takdare, mengatakan capaian tersebut tidak terlepas dari kerja keras tenaga kesehatan di Puskesmas yang aktif mendatangi rumah warga untuk memastikan anak-anak mendapatkan imunisasi campak.
“Dengan capaian ini kita berharap masyarakat terlindungi dari kasus campak karena melalui imunisasi kekebalan tubuh anak-anak yang menjadi generasi masa depan dan generasi emas Manokwari dapat terjaga,” kata Alexander, Senin (2/11).
Menurutnya, dalam pelaksanaan sweeping masih ditemukan sejumlah warga yang sempat menolak anaknya mendapatkan imunisasi. Namun, Dinas Kesehatan melibatkan tokoh agama dan tokoh masyarakat setempat untuk memberikan pemahaman kepada warga.
Pendekatan tersebut membuat pelaksanaan imunisasi dapat diterima sehingga cakupan di sejumlah wilayah meningkat dan mencapai target yang ditetapkan. Alexander mengapresiasi tenaga kesehatan yang terus melakukan pelayanan hingga ke rumah-rumah warga.
Gencarnya pelaksanaan imunisasi campak dilakukan menyusul penetapan status Kejadian Luar Biasa (KLB) Campak di Kabupaten Manokwari pada September setelah terjadi peningkatan kasus. Dinas Kesehatan hingga kini masih melakukan pemantauan terhadap perkembangan kasus.
Alexander mengatakan status KLB dapat dicabut apabila selama 36 hari tidak ditemukan kasus baru. Namun, sejauh ini masih terdapat temuan kasus setelah pemantauan berjalan sekitar satu hingga dua minggu sehingga pemantauan dan upaya pencegahan terus dilakukan.
“Kita berharap ke depan capaian ini tidak hanya untuk imunisasi campak, tetapi semua imunisasi rutin juga memenuhi target,” ujarnya. (SA01)








