MANOKWARI, SURYA ARFAK — Perkumpulan Rumah Besar Flobamora (PRBF) Provinsi Papua Barat akan membawa dana sebesar Rp809 juta untuk membantu masyarakat korban dan terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Ketua Umum PRBF Provinsi Papua Barat, Clinton Tallo, mengatakan dana tersebut berasal dari sumbangan Pemerintah Kabupaten Manokwari sebesar Rp550 juta, ditambah hasil penggalangan dana PRBF Papua Barat serta sumbangan dari lembaga dan instansi, kerukunan masyarakat, komunitas, perorangan, serta tungku-tungku yang tergabung dalam PRBF sebesar Rp259 juta.
Selain dana yang akan dibawa PRBF Papua Barat, sejumlah PRBF kabupaten juga telah menyalurkan donasi secara langsung ke Flores.
“Ada tiga kabupaten yang mengirim langsung donasi ke Flores, yaitu PRBF Kabupaten Kaimana sebanyak Rp33,871 juta, Kabupaten Teluk Wondama Rp36,783 juta, dan Kabupaten Teluk Bintuni Rp31,760 juta,” ungkap Clinton usai penutupan Posko Peduli Bencana Flores di Kafe Molas, Senin (7/9) malam.
Dengan demikian, bantuan dari PRBF di tingkat kabupaten tidak seluruhnya masuk dalam dana Rp809 juta yang akan dibawa tim PRBF Papua Barat ke Flores.
Selain bantuan berupa dana, PRBF Papua Barat juga berhasil mengumpulkan sebanyak 15 karung pakaian layak pakai untuk disumbangkan kepada masyarakat korban dan terdampak gempa Flores.
Clinton menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan donasi untuk membantu masyarakat Flores yang menjadi korban maupun terdampak bencana gempa bumi.
“Atas nama masyarakat Flores dan masyarakat Flobamora, saya menyampaikan penghargaan dan terima kasih sebesar-besarnya kepada Pemkab Manokwari, Pemprov Papua Barat, lembaga dan instansi, kerukunan masyarakat, komunitas atau kelompok masyarakat, tungku-tungku dalam PRBF, serta pribadi-pribadi dan semua pihak yang telah memberikan donasi untuk membantu saudara-saudara korban gempa Flores,” katanya.
Menurut Clinton, bantuan tersebut akan diantar langsung oleh tim PRBF Papua Barat kepada masyarakat korban dan terdampak gempa Flores.
Sebanyak enam orang tim PRBF Papua Barat dijadwalkan berangkat menuju Flores pada Rabu (9/9) untuk menyerahkan secara langsung bantuan yang telah dihimpun selama aksi kemanusiaan berlangsung.
“Kami pastikan bantuan ini akan sampai langsung kepada warga yang menjadi korban dan terkena dampak gempa Flores,” tegas Clinton. (SA01)








