Wujudkan Kepedulian, Pemkab Manokwari Galang Dana untuk Korban Gempa Flores

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Pegawai Pemerintah Kabupaten Manokwari secara spontan menggalang dana untuk membantu korban gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Aksi tersebut dilakukan saat apel gabungan perangkat daerah dan berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp14.001.000.

Wakil Bupati Manokwari, H. Mugiyono, mengatakan penggalangan dana tersebut masih akan berlanjut hingga Jumat (28/8). Ia mengajak seluruh pegawai yang memiliki kemampuan untuk turut berpartisipasi membantu masyarakat yang terdampak bencana.

Menurut Mugiyono, berdasarkan informasi dari Kerukunan Rumah Besar Flobamora Provinsi Papua Barat, gempa yang terjadi pada 15 Agustus 2026 menyebabkan korban jiwa serta kerusakan rumah warga dan fasilitas publik.

“Kondisi di Flores sangat memprihatinkan, bahkan sampai saat ini masih terjadi gempa susulan hingga ribuan kali, bahkan kekuatannya besar,” katanya pada apel gabungan perangkat daerah, Senin (24/8).

Mugiyono mengatakan Bupati Manokwari telah mengeluarkan edaran terkait ajakan membantu korban bencana tersebut. Ia menilai kepedulian terhadap korban bencana merupakan bentuk solidaritas sesama anak bangsa, meskipun wilayah terdampak berada di luar Papua Barat.

“Memang mereka bukan bagian dari provinsi kita, tapi mereka juga sesama anak bangsa. Sehingga kalau ada rezeki, bisa dititip sedikit untuk membantu mereka,” ujarnya.

Ia menegaskan penggalangan dana tersebut tidak bersifat memaksa. Setiap pegawai diberikan kebebasan untuk menyumbang sesuai kemampuan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.

“Tidak ada paksaan mengenai jumlahnya, tapi paling tidak ada keikutsertaan kita untuk membantu mereka yang terkena musibah,” katanya.

Selain menggalang dana dari pegawai, Pemkab Manokwari juga berencana memberikan bantuan secara kelembagaan. Saat ini pemerintah daerah masih berkoordinasi dan berkonsultasi dengan BPK terkait mekanisme serta ketentuan pemberian bantuan tersebut.

“Nanti juga ada bantuan dari Pemkab Manokwari. Kita masih berkoordinasi dan berkonsultasi dengan BPK jika Pemkab memberikan bantuan dibolehkan atau tidak. Tapi kita ingin membantu ke sana. Teknisnya akan diatur nanti,” jelas Mugiyono.

Ia mengajak seluruh jajaran Pemkab Manokwari untuk ikut mendukung aksi kemanusiaan tersebut. Menurutnya, membantu sesama yang tertimpa bencana juga merupakan bentuk ungkapan syukur karena masyarakat Manokwari masih dilindungi dari bencana serupa.

Penggalangan dana di lingkungan Pemkab Manokwari akan berlangsung hingga Jumat (28/8) dan hasilnya diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak gempa di Flores. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *