MANOKWARI, SURYA ARFAK – Pemuda Manokwari Raya menyatakan sikap tegas menolak rencana aksi demonstrasi yang akan dilakukan Solidaritas Mahasiswa, Pemuda, dan Rakyat Papua Barat (SMPRPB), yang salah satu tuntutannya menolak pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV. Rencana aksi tersebut diketahui telah beredar luas di media sosial.
Perwakilan Pemuda Manokwari Raya, Yance Kambu dan Gidzon Menadacan, menegaskan bahwa apabila rencana aksi tersebut dilaksanakan dan mengganggu jalannya Pesparawi, maka pihaknya siap mengambil langkah tegas untuk membubarkannya.
“Sebagai pemuda yang lahir di Manokwari, kami membutuhkan keamanan dan kenyamanan dalam penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari, Papua Barat,” ujar Yance Kambu, Kamis (18/6) malam.
Menurutnya, sebagai pemuda, terlebih sebagai pemuda Kristen, pihaknya menolak dengan tegas setiap tindakan, sekecil apa pun dan dalam bentuk apa pun, yang mencoba mengganggu atau menodai pesta iman Pesparawi.
“Di dalam Pesparawi ini, Tuhan yang dimuliakan, bukan siapa-siapa. Oleh sebab itu, kami menolak dengan tegas rencana aksi tersebut,” tegasnya.
Yance mengimbau seluruh masyarakat, khususnya pemuda, untuk bergandeng tangan dan bahu-membahu menjaga keamanan, ketertiban, serta keutuhan pemuda gereja demi mendukung kelancaran dan kesuksesan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari.
“Mari kita bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban serta mendukung penuh suksesnya Pesparawi Nasional XIV di Manokwari. Tuhan yang punya rencana dan pekerjaan ini akan melipatgandakan berkat ketika pekerjaan-Nya didahulukan,” katanya.
Ia menambahkan, dengan tetap menjaga kearifan lokal di tanah Mnukwar, Pemuda Manokwari Raya sebagai pemuda dan pemilik kota berdiri bersama aparat keamanan untuk mengambil sikap tegas dalam meminimalisir setiap tindakan yang dinilai tidak terpuji dan dapat menodai Manokwari sebagai tuan rumah Pesparawi Nasional XIV.
“Menyampaikan aspirasi boleh saja, tetapi Pesparawi ini adalah milik bersama orang-orang beriman dan pemuda gereja,” ujarnya.
Senada dengan itu, Gidzon Menadacan mengimbau seluruh pemuda di Kabupaten Manokwari untuk bersama aparat keamanan mendukung suksesnya penyelenggaraan Pesparawi dengan menjaga situasi tetap aman dan kondusif.
“Apabila ada oknum atau kelompok yang sengaja melakukan tindakan yang mengganggu kelancaran Pesparawi, maka kami tidak akan membubarkannya,” tegas Gidzon. (SA01)








