MANOKWARI, SURYA ARFAK – Menjelang pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 yang akan berlangsung di Kabupaten Manokwari pada 18-28 Juni 2026, Pemerintah Kabupaten Manokwari berharap adanya perhatian lebih serius terhadap kondisi ruas jalan nasional yang menjadi salah satu wajah daerah di hadapan ribuan tamu dari seluruh Indonesia.
Sekretaris Daerah Kabupaten Manokwari, Yan Ayomi, mengatakan kesiapan infrastruktur, khususnya jalan nasional, menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan ajang keagamaan berskala nasional tersebut.
“Manokwari akan menjadi etalase Papua Barat selama pelaksanaan Pesparawi Nasional. Karena itu, kondisi infrastruktur, terutama ruas jalan nasional yang menjadi akses utama peserta dan tamu, perlu mendapatkan perhatian dan pemeliharaan yang lebih optimal,” ujar Yan Ayomi, Kamis (18/6).
Menurutnya, masih terdapat sejumlah ruas jalan nasional di wilayah Manokwari yang membutuhkan penanganan, mulai dari lubang jalan, marka jalan yang mulai memudar, bahu jalan yang kurang tertata hingga vegetasi yang mengganggu pandangan pengguna jalan.
Ia menilai pembenahan tersebut penting bukan hanya untuk mempercantik wajah kota, tetapi juga menjamin keselamatan dan kenyamanan masyarakat maupun para peserta Pesparawi yang akan beraktivitas selama berada di Manokwari.
“Kami berharap dukungan dari pemerintah pusat melalui Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Papua Barat dan Papua Barat Daya agar pemeliharaan ruas jalan dapat dilakukan secara cepat, responsif dan berkelanjutan. Ini bukan soal mencari kesalahan, tetapi bagian dari upaya bersama menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik,” katanya.
Yan Ayomi menjelaskan bahwa Pemerintah Provinsi Papua Barat, Pemerintah Kabupaten Manokwari serta berbagai elemen masyarakat selama ini telah melakukan berbagai kegiatan penataan kota, kerja bakti dan pembenahan lingkungan guna menyambut para tamu Pesparawi Nasional XIV.
Karena itu, kata dia, dukungan pemeliharaan jalan nasional perlu berjalan seiring dengan berbagai upaya yang telah dilakukan pemerintah daerah agar tercipta lingkungan yang bersih, aman, nyaman dan representatif.
“Jalan nasional bukan sekadar sarana transportasi, tetapi juga mencerminkan kualitas pelayanan publik. Jalan yang terawat akan memberikan rasa aman bagi pengguna jalan, memperlancar mobilitas peserta dan wisatawan, sekaligus memberikan kesan positif bagi para tamu yang datang ke Papua Barat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Yan Ayomi berharap momentum Pesparawi Nasional XIV dapat memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan seluruh pemangku kepentingan dalam meningkatkan kualitas infrastruktur di Manokwari.
Ia juga menegaskan bahwa pemeliharaan jalan sebaiknya tidak hanya dilakukan menjelang pelaksanaan kegiatan besar, tetapi menjadi komitmen jangka panjang dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Harapan masyarakat sederhana, yakni jalan yang aman, nyaman dan layak digunakan setiap hari. Pesparawi menjadi momentum yang baik untuk mempercepat pembenahan tersebut sehingga Manokwari dapat tampil sebagai ibu kota Papua Barat yang ramah, tertata dan kompetitif,” tandasnya.
Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan Pesparawi Nasional XIV nantinya tidak hanya diukur dari kemeriahan acara maupun kualitas perlombaan, tetapi juga dari pengalaman para peserta dan tamu saat menikmati fasilitas publik yang tersedia, termasuk kondisi jalan yang baik dan nyaman dilalui. (SA01)








