MANOKWARI, SURYA ARFAK – Bupati Manokwari, Hermus Indou, menggelar pertemuan dengan para pemilik lapak yang beroperasi di sepanjang kawasan Pelabuhan Laut Manokwari, Kompleks Bumi Marina hingga depan Bank BCA Wosi, Sabtu (30/5). Pertemuan itu dalam rangka penertiban dan penataan bangunan liar di kawasan tersebut.
Dalam pertemuan tersebut, Hermus menjelaskan bahwa pemerintah telah memberikan kesempatan kepada para pedagang untuk menempati lapak yang sebelumnya dibangun oleh pemerintah provinsi selama hampir 10 tahun. Namun, penataan kini harus dilakukan sesuai Rencana Tata Ruang dan Wilayah (RTRW) Kabupaten Manokwari serta untuk menjaga ketertiban dan keindahan kota.
Menurut Hermus, langkah tersebut juga menjadi bagian dari persiapan Kabupaten Manokwari sebagai tuan rumah Pesparawi Nasional XIV yang akan digelar dalam waktu dekat.
“Saya mengundang bapak dan ibu sekalian untuk membicarakan penataan bangunan yang tidak sesuai peruntukannya dan sudah mengganggu kenyamanan pejalan kaki serta pengguna jalan. Mari kita berikan dukungan terbaik dengan mengikhlaskan lapak ini dibongkar dan ditata ulang agar wajah Kota Manokwari menjadi rapi, bersih, dan siap menyambut kedatangan para tamu dari berbagai daerah,” kata Hermus.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Sosial Kabupaten Manokwari, Ferdy M. Lalenoh, mengatakan pertemuan tersebut merupakan tindak lanjut dari pembahasan sebelumnya yang dipimpin langsung oleh bupati bersama Sekda dan perangkat daerah terkait.
Sesuai arahan bupati, para pemilik lapak diminta melakukan pembongkaran secara mandiri mulai sekarang hingga Rabu mendatang.
Ferdy menegaskan pemerintah tetap mengedepankan pendekatan yang humanis dan tidak mengabaikan hak-hak masyarakat terdampak. Karena itu, Pemkab Manokwari akan memberikan santunan atau biaya kerohiman kepada warga yang terdampak penertiban.
Santunan tersebut akan mempertimbangkan sejumlah aspek, antara lain kompensasi kehilangan mata pencaharian selama satu tahun, biaya pembersihan, serta biaya mobilisasi. Besaran bantuan akan dihitung setelah proses pendataan, validasi, dan verifikasi lapangan selesai dilakukan.
“Kami sangat berharap dukungan dan kerelaan dari bapak dan ibu sekalian dalam rangka penataan kota sekaligus mendukung kesuksesan Pesparawi Nasional XIV di Manokwari,” ujar Ferdy.
Ia menambahkan, tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, Dinas Sosial, Dinas Pemadam Kebakaran, Dinas PUPR, DLHP, dan OPD teknis lainnya saat ini sedang melakukan pendataan serta verifikasi terhadap lapak yang terdampak sebelum hasilnya dilaporkan kepada bupati.
(SA01)








