MANOKWARI, SURYA ARFAK — Masyarakat Maluku di Kabupaten Manokwari, Papua Barat, memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-209 Kapitan Pattimura, Jumat (15/5). Peringatan tersebut menjadi momentum untuk memastikan lahirnya Pattimura-Pattimura muda yang terus berkontribusi bagi bangsa, daerah, dan masyarakat.
Wakil Gubernur Papua Barat, Mohamad Lakotani, mengatakan peringatan HUT Pattimura bukan sekadar mengenang sejarah perjuangan, tetapi juga menghidupkan kembali nilai-nilai keberanian, persatuan, solidaritas, dan pengorbanan demi kepentingan bersama.
“Mari kita memperingati HUT ke-209 Pattimura dan menjadikannya sebagai momentum untuk memastikan Pattimura-Pattimura muda terus tumbuh dan berkontribusi bagi eksistensi bangsa dan negara, daerah, masyarakat, dan keluarga besar Maluku,” ujarnya.
Menurut Lakotani, semangat Pattimura merupakan semangat kebersamaan yang mengajarkan bahwa kekuatan bangsa dan daerah lahir dari persatuan masyarakat.
Karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat Papua Barat, termasuk Ikatan Keluarga Maluku (Ikemal), untuk terus menjaga kerukunan, mempererat persaudaraan, dan membangun kehidupan sosial yang harmonis di tengah keberagaman.

Plt Ketua Ikemal Papua Barat, Romer Tapilatu, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat, Forkopimda Papua Barat, Pemerintah Kabupaten Manokwari, serta Forkopimda Manokwari atas dukungan terhadap pelaksanaan peringatan HUT Pattimura.
“Terima kasih atas dukungan pemerintah daerah yang luar biasa ini,” katanya.
Ia juga mengajak keluarga besar Maluku untuk saling membantu dan memperkuat satu sama lain. “Tidak perlu kita tercerai-berai, tetapi kita harus bersatu untuk saling menguatkan,” ujarnya.
Selain itu, Romer mengajak seluruh masyarakat Maluku untuk bersama-sama bergandengan tangan membantu pemerintah daerah dalam pembangunan.

Sementara itu, Ketua Panitia HUT Pattimura ke-209, Johani Brian Makatita, mengatakan bahwa peringatan HUT Pattimura merupakan momentum penting bagi masyarakat Indonesia, khususnya Maluku dan Papua, untuk mengenang jasa para pahlawan nasional dalam memperjuangkan kemerdekaan dan kedaulatan bangsa.
Menurutnya, Kapitan Pattimura sebagai simbol perlawanan terhadap kolonialisme Belanda menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam menjaga semangat nasionalisme, persatuan, dan keberanian.
Ia menjelaskan, peringatan HUT Pattimura bertujuan menghormati jasa Kapitan Thomas Matulessy sebagai pahlawan nasional, menumbuhkan rasa cinta tanah air dan semangat kebangsaan di kalangan generasi muda, memperkuat identitas budaya Maluku dan Papua melalui nilai-nilai kepahlawanan, serta menjadi ajang silaturahmi antarkomunitas dan instansi di Manokwari dan sekitarnya.
Rangkaian kegiatan peringatan HUT Pattimura diisi dengan pembersihan dan ziarah ke Taman Makam Pahlawan, lari obor Pattimura, tarian Cakalele, donor darah, cek kesehatan gratis, bazar UMKM Nusantara, hingga hiburan rakyat. (SA01)








