Relawan MBG Papua Barat Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, Tiga SPPG Baru Segera Menyusul

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Seluruh relawan yang bekerja di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Papua Barat dipastikan telah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Koordinator Regional SPPG Papua Barat, Erika Vionita Werinussa, mengatakan kebijakan tersebut merupakan kewajiban dari Badan Gizi Nasional (BGN) guna memberikan perlindungan kepada para pekerja atau relawan di setiap dapur MBG.

“Semua relawan sudah terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan. Hanya relawan di tiga SPPG baru yang belum karena masih dalam proses perekrutan,” ujarnya, Rabu (8/4/2026).

Ia menjelaskan, tiga SPPG yang dimaksud berada di Kabupaten Teluk Bintuni, Manokwari Selatan, dan wilayah dataran Warpramasi, Kabupaten Manokwari. Ketiganya baru mulai beroperasi pada 31 Maret 2026.

Karena masih dalam tahap awal operasional, proses pendaftaran relawan ke BPJS Ketenagakerjaan juga masih berjalan.

Sementara itu, sebanyak 43 SPPG lainnya telah mendaftarkan seluruh relawannya, dengan pembayaran iuran yang dilakukan secara rutin melalui anggaran operasional masing-masing dapur.

Selain jaminan ketenagakerjaan, Erika menegaskan bahwa aspek kesehatan relawan juga menjadi perhatian utama. Setiap relawan yang direkrut wajib menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum mulai bekerja.

“Kalau ada yang tidak memenuhi syarat kesehatan, langsung diberikan penjelasan secara baik dan tidak dilibatkan dalam kegiatan dapur MBG,” jelasnya.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan seluruh proses pengolahan makanan di dapur MBG tetap memenuhi standar kesehatan dan keamanan bagi para penerima manfaat. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *