MANOKWARI, SURYA ARFAK – Sebanyak 51 aparatur sipil negara (ASN) mengikuti seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Manokwari, Selasa (2/6). Mereka akan bersaing memperebutkan 17 jabatan strategis setingkat kepala organisasi perangkat daerah (OPD).
Sekretaris Daerah Kabupaten Manokwari, Yan Ayomi, mengatakan seluruh peserta yang mengikuti seleksi telah memenuhi persyaratan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.
“Hari ini kita lakukan seleksi untuk 17 jabatan pimpinan tinggi pratama yang diikuti oleh 51 peserta. Mereka semua adalah ASN yang telah dinyatakan memenuhi syarat administratif,” kata Yan.
Menurutnya, tahapan seleksi kali ini difokuskan pada uji kompetensi yang melibatkan panitia seleksi independen. Tim pansel terdiri dari tiga unsur birokrat dan dua unsur akademisi yang berasal dari Universitas Caritas Indonesia dan Universitas Papua.
Yan menegaskan, pelaksanaan seleksi terbuka merupakan bagian dari upaya Pemkab Manokwari mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, akuntabel, serta berbasis sistem merit sebagaimana amanat peraturan perundang-undangan tentang manajemen ASN.
“Melalui tahapan seleksi yang ketat ini, kiranya dapat menghasilkan ASN yang qualified, memiliki kapasitas, kapabilitas, serta dianggap layak dan mampu memimpin jabatan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Manokwari,” ujarnya.
Ia menjelaskan, setelah tahapan seleksi administrasi selesai, peserta akan mengikuti uji kompetensi yang diperkirakan berlangsung selama dua hingga tiga hari. Pada tahap awal, peserta menjalani wawancara bersama tim panitia seleksi.
Selanjutnya, pada 8 Juni mendatang, para peserta akan mengikuti asesmen mendalam yang dilakukan oleh tim asesor dari Badan Asesor Nasional Provinsi Jawa Timur. “Mereka akan menguji aspek manajerial, teknis, hingga kapasitas dan kapabilitas para peserta,” jelas Yan.
Adapun 17 jabatan yang diseleksi meliputi Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian, Dinas Sosial, Dinas Kesehatan, Dinas Koperasi dan UMKM, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan, Dinas Pendidikan, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan KB, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Badan Keuangan dan Aset Daerah, Bappeda, Badan Kesbangpol, Badan Riset dan Inovasi Daerah, serta Dinas PUPR dan Perhubungan.
Panitia seleksi memastikan seluruh tahapan dilaksanakan secara profesional, objektif, dan terbuka bagi ASN yang memenuhi syarat. Hasil seleksi nantinya akan menjadi dasar bagi penetapan pejabat definitif pada jabatan-jabatan yang saat ini masih kosong atau dijabat pelaksana tugas.
“Kami berkomitmen menjaga prinsip profesionalitas dan akuntabilitas. Semoga proses ini melahirkan pemimpin perangkat daerah yang profesional, inovatif, serta mampu menjawab tantangan pelayanan publik dan pembangunan di Kabupaten Manokwari,” pungkas Yan. (SA01)








