Gilang Pinandito Dorong Penanganan Permanen Jalan SP-5 hingga Muara Prafi oleh Pemprov Papua Barat

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Kondisi ruas jalan dari SP-5 menuju Muara Prafi di Distrik Masni Utara, Kabupaten Manokwari, saat ini memprihatinkan. Tebing di sepanjang jalan tersebut mengalami longsor hingga memakan sebagian badan jalan akibat banjir yang terjadi beberapa waktu lalu.

Kondisi ini dinilai sangat membahayakan para pengguna jalan yang melintas di jalur tersebut. Warga pun berharap instansi terkait segera melakukan penanganan sebelum menimbulkan korban.

Pengguna jalan juga diimbau untuk lebih berhati-hati saat melintasi ruas jalan dari SP-5 menuju Kampung Meiforga tersebut.

Terkait persoalan ini, Anggota DPRP Papua Barat dari Fraksi Bangkit Gerakan Indonesia Raya, Gilang Pinandito, S.ST, M.Kesos, mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang diperolehnya, ruas jalan tersebut merupakan jalan provinsi. Selain itu, aset talud di sepanjang sungai juga dibangun oleh Pemerintah Provinsi Papua Barat.

“Oleh karena itu, secara kewenangan ada di Pemerintah Provinsi Papua Barat,” ujarnya, Jumat (3/4/2026).

Ia menambahkan, kondisi jalan tersebut sebenarnya telah dilaporkan sejak Desember 2025 dan kembali pada Februari 2026 kepada Pemprov Papua Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) serta Balai Wilayah Sungai Papua Barat. Namun hingga kini belum ada penanganan.

Warga setempat berharap adanya langkah cepat berupa penanganan sementara, seperti normalisasi sungai menggunakan alat berat excavator, guna mencegah longsor susulan.

Menurut Gilang, Ketua DPRK Manokwari bersama Anggota DPRK dari Daerah Pemilihan 4 telah meninjau langsung kondisi jalan tersebut. Pemerintah Kabupaten Manokwari juga telah menurunkan alat berat untuk melakukan penanganan sementara di lokasi.

Meski demikian, karena status jalan merupakan kewenangan provinsi, ia berharap adanya penanganan permanen dari instansi terkait, khususnya Dinas PUPR Papua Barat.

“Kami berharap ada solusi konkret yang nyata dan jangka panjang untuk menyelesaikan permasalahan ini, apalagi curah hujan di Manokwari saat ini cukup tinggi,” pungkasnya. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *