MANOKWARI, SURYA ARFAK – Bupati Manokwari, Hermus Indou, bersama Wakil Bupati H. Mugiyono menggelar buka puasa bersama tokoh umat Islam, ketua paguyuban, dan pimpinan partai politik di Manokwari, Sabtu (28/2/2026). Kegiatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus memantapkan komitmen bersama membangun Kabupaten Manokwari.
Bupati Hermus mengatakan bulan Ramadan merupakan kesempatan mempererat hubungan dengan para tokoh umat Islam, paguyuban, dan pimpinan partai politik yang selama setahun kepemimpinannya belum banyak duduk bersama berdiskusi.
“Momentum buka puasa bersama ini untuk meningkatkan silaturahmi, persaudaraan, kekeluargaan, dan menjaga persatuan. Sekaligus memantapkan komitmen bersama membangun Manokwari,” ujarnya.
Hermus menyebut masa kepemimpinannya bersama Wakil Bupati Mugiyono masih menyisakan sekitar empat tahun. Karena itu, ia mengharapkan dukungan semua pihak agar sisa masa jabatan dapat dimanfaatkan untuk memajukan Manokwari, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mengatasi berbagai persoalan daerah.
Ia menegaskan pentingnya merawat keberagaman di Manokwari sebagai daerah yang majemuk. “Mari kita maknai Ramadan. Manokwari sebagai daerah beragam ingin kita rawat bersama. Kita merawat Manokwari untuk Papua dan merawat Papua untuk Indonesia,” katanya.

Hermus juga berencana menggelar buka puasa lintas agama sebelum akhir Ramadan sebagai simbol keharmonisan masyarakat Manokwari. “Kita ingin menyatakan kepada Indonesia bahwa masyarakat Manokwari yang beragam hidup dalam kekeluargaan dan keharmonisan,” ucapnya.
Selain itu, ia mengharapkan kritik konstruktif dari tokoh agama Islam, paguyuban, dan pimpinan partai politik terhadap kebijakan pemerintah daerah. “Sampaikan kepada kami agar kebijakan tidak mencederai masyarakat, tetapi justru meningkatkan kesejahteraan,” katanya.
Mewakili umat beragama lain, Hermus menyampaikan rasa cinta dan kebanggaannya terhadap umat Islam di Manokwari yang dinilai telah berkontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
Kegiatan buka puasa bersama dirangkai dengan pemberian santunan kepada anak yatim piatu serta tausiah oleh KH Abdul Kholiq Bukhori. (SA01)








