MANOKWARI, SURYA ARFAK – Pemkab Manokwari melalui Bupati Hermus Indou dan UPBU Rendani melalui Kepala UPBU Herman Sujito membahas persiapan lahan untuk pembangunan terminal bandara, Senin (16/6/2025).
Menurut Hermus, secara bertahap Pemkab Manokwari akan memindahkan permukiman di sekitar lokasi pembangunan terminal bandara.
Hermus menyebutkan ada hampir 100 kepala keluarga yang memiliki hunian di sekitar lokasi tersebut. Pemkab Manokwari berencana membayar uang santunan kepada mereka dalam tahun ini juga untuk memastikan lahan untuk pembangunan terminal bandara siap dalam tahun ini.
“Ini menjadi persiapan yang nanti akan kita laporkan kepada Dirjen Perhubungan Udara, yang telah dijadwalkan dua atau tiga minggu ke depan saya didampingi Kepala UPBU Rendani dan kepala dinas terkait sekaligus untuk membicarakan komitmen pemerintah pusat membangun Bandara Rendani khususnya terminal bandara,” ungkapnya.
Di samping itu, lanjut Hermus, pertemuan itu juga membahas layanan maskapai penerbangan di Manokwari serta kendala-kendala dan tantangan dalam pengoperasian Bandara Rendani, termasuk suplai penumpang yang mempengaruhi kuantitas penerbangan di kabupaten Manokwari melalui Bandara Rendani.
Menurut Hermus, sebelum Covid-19 penerbangan melalui Bandara Rendani cukup tinggi. Namun setelah Covid-19 dan pemekaran Papua Barat Daya serta belum teroganisirnya hubungan kerja sama antar-pemerintah daerah di Papua Barat dan tanah Papua, Bandara Rendani tergolong bandara yang sepi karena hanya beroprasi pada pagi hingga siang hari.
Hal itu, menurut Hermus, menjadi tantangan tersendiri untuk memastikan bahwa setelah runway diperpanjang dan terminal bandara dibangun, jumlah penumpang melalui Bandara Rendani stabil untuk menjaga efektivitas penerbangan di kabupaten Manokwari.
“Inilah beberapa hal yang kita diskusikan dan bahas dalam rapat tadi. Mudah-mudahan ini bisa mendapatkan dukungan dari seluruh masyarakat Manokwari, dan kita berharap pertolongan Tuhan Yang Maha Kuasa juga Pemprov Papua Barat dan pemerintah pusat, sehingga upaya kita bersama untuk pengembangan Bandara Rendani bisa berjalan efektif sesuai dengan rencana pembangunan yang telah ditetapkan,” tukasnya.

Kepala UPBU Rendani Manokwari, Herman Sujito, mengapresiasi perhatian Bupati Hermus yang berkolaborasi dengan UPBU Rendani untuk mengembangan bandara tersebut.
“Mudah-mudahan semuanya bisa berjalan dengan lancar,” katanya.
Menurutnya, pertemuan itu membahas penyiapan lahan untuk pembangunan terminal penumpang bandara. Saat ini, kata Herman, terminal bandara hanya bisa menampung kurang lebih 311 penumpang saja per jam, sehingga diperlukan terminal yang lebih representatif.
“Beliau (Bupati Manokwari) sangat apresiasi dan sangat membantu karena kerja sama ini sudah berjalan dari tahun-tahun sebelumnya, terkait dengan perpanjangan runway pemda sangat proaktif untuk penyiapan maupun pengadaan lahannya, dan ini dilanjutkan ke tahapan berikutnya untuk penyiapan alih trase jalan dan pembangunan terminal,” tandasnya.
Dalam pertemuan itu, Bupati Hermus didampingi Kepala Dinas Sosial, Ferdy M. Lalenoh, S.STP; Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan, Fredy Rissamasu. Sedangkan Kepala UPBU Rendani didampingi stafnya. (SA01)








