MANOKWARI, SURYA ARFAK – Para pimpinan perusahaan, akademisi, dan LSM mendukung pembentukan Forum CSR Ekonomi Manokwari. Pembentukan forum tersebut diharapkan mendukung dan mendorong pembangunan berkelanjutan di kabupaten Manokwari.
Rektor Universitas Caritas Indonesia Manokwari, Prof. Dr. Roberth KR Hammar, SH, M.Hum, MM, CLA, mengatakan bahwa CSR mudah diucapkan tapi sulit dalam implementasinya. CSR juga bukan sekadar memberikan bantuan lalu dianggap tuntas, tapi lebih daripada itu dilaksanakan untuk membantu pembangunan daerah.
“Ada program pemerintah yang tidak bisa dilaksanakan menggunakan APBD, di sinilah CSR Perusahaan bisa masuk untuk memberikan dukungan,” katanya, dalam rapat koordinasi pembentukan Forum CSR Ekonomi Manokwari, Kamis (12/6/2025).
Menurut Prof Hammar, saat ini kemungkinan program CSR dari Perusahaan-perusahaan sudah dijalankan. Karena itu, ke depan dia meminta program CSR dari perusahaan disinkronkan dengan pemerintah daerah.
“Di pemerintah daerah ada program pendidikan gratis dan kesehatan gratis. Tadi dari penyampaian pimpinan perusahaan ada yang terkait dengan pendidikan dan kesehatan. Jadi kalau ada program CSR diinfokan ke pemerintah daerah supaya tidak dobel,” tandasnya.
Akademisi Unipa Manokwari, Dr. Rully Wurarah, mengatakan bahwa forum tersebut dapat menggerakkan perekonomian secara terintegrasi.
“Setelah kita sepakati, kita akan breakdown ke bawah. Kesepakatan akan dikembangkan setelah ada SK pembentukan forum agar implementasinya sesuai dengan tujuan pembangunan berkelanjutan di kabupaten Manokwari,” katanya.
Panglima Parlemen Jalanan Papua Barat, Ronald Mambieuw, mengapresiasi Pemkab Manokwari melalui Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan yang menggagas pembentukan Forum CSR Ekonomi.
Menurutnya, pembentukan forum tersebut sejalan dengan amanat UU Nomor 40 Tahun 2007.
“Pembentukan forum ini merupakan sebuah langkah untuk menata pembangunan bagi masa depan daerah dan masyarakat,” katanya.
Menurut Ronald, forum tersebut harus didukung agar ada wadah. Dengan demikian, pelaksanaan program CSR perusahaan bisa tepat sasaran.
“Kami Parlemen Jalanan dukung 101 persen langkah maju yang dilakukan Pemkab Manokwari agar pelaksanaan program CSR tepat sasaran,” tandasnya. (SA01)








