Launching Program Genting, 338 Keluarga Berisiko Stunting di Manokwari Menjadi Sasaran

Manokwari, SURYA ARFAK – Manokwari menjadi kabupaten pertama di provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya yang melaunching Gerakan Orangtua Asuh Cegah Stunting (Genting).

Provinsi Papua Barat dan Papua Barat Daya merupakan wilayah kerja Perwakilan BKKBN Provinsi Papua Barat.

Dalam pelaksanaan program Genting, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN memberkkan target orangtua asuh bagi bagi 338 keluarga berisiko stunting di kabupaten Manokwari.

Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan KB (DP3AKB) Kabupaten Manokwari, Adolfince Persila Orisoe, mengatakan launching program Genting yang dilaksanakan pada Senin (13/1/2025) dilaksanakan untuk mempercepat penanganan dan pencegahan stunting di kabupaten Manokwari.

Menurutnya, 338 keuarga berisiko stunting yang menjadi target untuk mendapatkan orangtua asuh tersebar di semua distrik di kabupaten Manokwari.

“Untuk itu, melalui kegiatan launching ini saya mengajak semua elemen masyarakat yang tergerak hatinya untuk menjadi orangtua asuh bagi keluarga berisiko stunting,” ujarnya usai launching program Genting.

Menurut Orisoe, kerja kemanusiaan itu tidak dibatasi ruang dan waktu, sehingga tidak hanya dari pemerintah tapi siapa saja yang peduli dapat berkolaborasi dengan pemerintah menyelesaikan persoalan stunting dengan menjadi orangtua asuh.

“Kepada siapa saja yang merasa memiliki dan peduli pada anak-anak, mari kita bersama-sama, berkolaborask memberikan perhatian pada anak-anak karena mereka adalah generasi penerus kita di daerah ini,” tukasnya.

Sebelumnya, Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Papua Barat, Philmona Maria Yarollo, memaparkan target program Genting secara nasional pada tajum 2025 sebanyak 1 juta sasaran berisiko. Sedangkan di provinsi Papua Barat, jumlah sasaran sebanyak 821.

“Jadi ada 821 keluarga berisiko stunting yang harus kita bantu, kita dampingi selama 2 tahun,” ungkapnya.

Untuk kabupaten Manokwari, lanjut Yarollo, target yang diberikan cukup banyak yakni 338. Karena itu, diharapkan pemerintah daerah menggandeng mitra untuk menjadi orangtua asuh.

338 keluarga berisiko stunting di kabupaten Manokwari yang menjadi sasaran program Genting, kata Yarollo, yakni di distrik anokwari Barat sebanyak 10, Manokwari Selatan 21, Manokwari Timur 2, Manokwari Utara 15, Masni 203, Prafi 13, Sidey 19, Tanah Rubuh 8, Warmare 47.

“Jadi total ada 338,” tukasnya.(SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *