Trisep Kambuaya: Program Revitalisasi Sekolah Bantu Pemda Majukan Pendidikan di Manokwari

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Wakil Ketua Komisi IV DPRK Manokwari, Trisep Kambuaya, mengapresiasi program Revitalisasi Sekolah yang dinilai membawa dampak positif bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Manokwari, terutama di tengah keterbatasan fiskal daerah.

Menurut Trisep, masih banyak persoalan pendidikan yang dihadapi Kabupaten Manokwari. Sejumlah sekolah belum mendapatkan perhatian maksimal karena keterbatasan anggaran pemerintah daerah.

“Karena itu, program Revitalisasi Sekolah membawa dampak positif bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Manokwari. Program ini hadir membantu pemerintah daerah akibat keterbatasan anggaran,” kata Trisep saat menghadiri Gelar Griya Sekolah Penerima Revitalisasi di SD Inpres 42 Taman Ria, Kamis (22/10).

Ia berharap seluruh sekolah penerima manfaat program tersebut dapat melaksanakan kegiatan revitalisasi secara serius dan sesuai dengan ketentuan, sehingga target yang ditetapkan pemerintah pusat dapat tercapai tepat waktu.

Salah satu sekolah penerima program Revitalisasi Sekolah adalah SMAN 4 Manokwari. Melalui program tersebut, gedung sekolah itu dibangun baru dengan fasilitas yang lebih layak untuk mendukung proses belajar mengajar.

Trisep menilai progres pembangunan SMAN 4 Manokwari berjalan baik dan sesuai rencana. Ia berharap pekerjaan tersebut dapat diselesaikan sesuai jadwal sehingga sekolah dapat diresmikan pada awal 2027.

“Banyak yang awalnya khawatir soal sekolah ini, tapi sekolah ini dibangun baru dengan fasilitas yang layak. Dan itu sudah dimulai, saya yakin target tercapai,” ujarnya.

Trisep menegaskan, Komisi IV DPRK Manokwari kembali menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan program Revitalisasi Sekolah yang membantu menjawab kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan di daerah.

Ia berharap ke depan semakin banyak sekolah di Kabupaten Manokwari yang memperoleh manfaat program tersebut, sehingga pemerataan fasilitas pendidikan dapat terus ditingkatkan meskipun pemerintah daerah menghadapi keterbatasan anggaran. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *