MANOKWARI, SURYA ARFAK – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Manokwari bekerja sama dengan Bapenda Provinsi Papua Barat melalui UPT Samsat Manokwari untuk mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD), khususnya dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
Sebagai bagian dari kerja sama tersebut, Bapenda Manokwari menyiapkan 500 suvenir untuk diberikan kepada wajib pajak yang melakukan pembayaran PKB dan BBNKB. Suvenir tersebut diserahkan Kepala Bapenda Manokwari Muhammad Irwanto kepada Kepala UPT Samsat Manokwari Septinus Ullo, Jumat (9/10).
Sekretaris Bapenda Manokwari Umrah Nur mengatakan, 500 suvenir yang diserahkan terdiri dari payung, dompet, tumbler, gantungan kunci, serta sejumlah peralatan kantor, termasuk mesin printer untuk menunjang kegiatan pelayanan dan penagihan di lapangan.
“Tadi kami serahkan 500 unit suvenir ke UPT Samsat Manokwari yang terdiri dari payung, dompet, tumbler, gantungan kunci dan peralatan kantor seperti mesin printer untuk menunjang pelaksanaan pada saat kita turun lapangan,” kata Umrah.
Menurutnya, suvenir tersebut merupakan bentuk apresiasi kepada wajib pajak yang telah memenuhi kewajibannya. Pemberian suvenir juga diharapkan mendorong masyarakat yang masih memiliki tunggakan agar segera melakukan pembayaran PKB dan BBNKB.
Umrah menegaskan, suvenir tersebut tidak diberikan melalui mekanisme undian. Setiap wajib pajak yang melakukan pembayaran akan langsung mendapatkan suvenir selama persediaan masih tersedia.
“Suvenir ini tidak diundi, tetapi siapa yang datang membayar PKB akan diberikan sampai semua suvenir yang disediakan habis terbagi. Jadi tidak diundi, langsung dibagi,” ujarnya.
Kepala UPT Samsat Manokwari Septinus Ullo menyambut baik kerja sama tersebut. Ia mengatakan dukungan Bapenda Manokwari penting untuk membantu meningkatkan kepatuhan masyarakat sekaligus mengoptimalkan penerimaan daerah dari sektor PKB dan BBNKB.
“Saya salut dengan Pak Kepala Bapenda dan Pak Bupati Manokwari karena ketika saya sampaikan untuk kerja sama, ditanggapi secara antusias untuk membantu kami dalam penagihan PKB dan BBNKB,” kata Septinus.
Menurutnya, 60℅ opsen pajak PKB dan BBNKB masuk ke kas daerah Kabupaten Manokwari. Karena itu, ia mendorong masyarakat memenuhi kewajiban membayar pajak kendaraan sehingga penerimaan tersebut dapat kembali mendukung pembangunan daerah.
Septinus mengatakan pemberian suvenir nantinya dapat dilakukan melalui sejumlah skema pelayanan, baik saat wajib pajak membayar di Samsat, kegiatan penagihan lapangan, maupun pelayanan Samsat Keliling. Ia berharap kerja sama tersebut terus dipertahankan dan ke depan dukungan apresiasi bagi wajib pajak dapat ditingkatkan, termasuk kemungkinan pemberian hadiah yang lebih besar berupa seped motor. (SA01)








