MANOKWARI, SURYA ARFAK – Wakil Bupati Manokwari H. Mugiyono mengingatkan para pejabat yang baru dilantik agar mewaspadai berbagai godaan yang dapat muncul setelah mendapatkan kepercayaan menduduki jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Manokwari.
Mugiyono mengatakan, jabatan membawa tanggung jawab sekaligus tantangan, termasuk godaan finansial maupun persoalan pribadi yang dapat memengaruhi integritas dan kinerja pejabat dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Menduduki jabatan sekarang ini akan ada banyak godaan. Mungkin godaan finansial atau ada godaan lain. Karena itu, kita harus hati-hati dan menjaga diri,” kata Mugiyono saat pelantikan pejabat di lingkungan Pemkab Manokwari, Senin (5/10).
Ia juga mengingatkan pejabat, khususnya yang sering melaksanakan perjalanan dinas ke luar daerah, agar mampu menjaga diri dan tidak terjebak pada berbagai godaan yang dapat berdampak terhadap pelaksanaan tugas dan tanggung jawab.
Mugiyono menekankan, integritas pejabat harus dijaga karena setiap pejabat merupakan bagian dari wajah Pemerintah Kabupaten Manokwari. Karena itu, perilaku pribadi maupun pelaksanaan tugas harus senantiasa mencerminkan tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah.
“Bapak-Ibu adalah wajah Pemkab Manokwari. Karena itu, berhati-hatilah, sebab apa yang kita lakukan akan memengaruhi kinerja kita,” ujarnya.
Selain persoalan integritas, Mugiyono meminta pejabat tidak kecewa apabila ditempatkan pada bidang yang tidak sepenuhnya sesuai dengan latar belakang pendidikan. Menurutnya, penempatan tersebut dapat menjadi kesempatan untuk memperluas pengetahuan dan pengalaman dalam pemerintahan.
“Kalau ada yang gelarnya S.Hut, tetapi ditempatkan bukan di bidangnya, tidak apa-apa. Itu kesempatan untuk belajar,” katanya.
Ia menjelaskan, proses penempatan pejabat telah melalui berbagai pertimbangan dan pembahasan. Menurutnya, proses tersebut tidak dilakukan secara singkat, tetapi telah dibahas berulang kali, baik di Manokwari maupun Jakarta.
“Tadi sudah disampaikan Kepala BKN, kita sudah putar, rapat bukan satu atau dua kali, tetapi sudah berkali-kali di Manokwari dan di Jakarta, dengan semua pertimbangan,” jelas Mugiyono.
Karena itu, Mugiyono berharap para pejabat menerima hasil pelantikan dengan lapang hati dan tidak mengalami kekecewaan berlebihan. Ia mengajak seluruh pejabat mensyukuri kepercayaan yang diberikan Tuhan dan menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya.
“Mudah-mudahan tidak ada yang kecewa berlebihan, tetapi bersyukur kepada Tuhan. Karena syukur itu juga membuat kita tenang dan bisa bekerja dengan baik,” tandasnya. (SA01)








