Kabupaten Kaimana Juara Lomba PSDC Pesparani IV Papua Barat

BINTUNI, SURYA ARFAK – Kontingen Kabupaten Kaimana berhasil meraih juara pertama cabang lomba Paduan Suara Dewasa Campuran (PSDC) pada ajang Pesta Paduan Suara Gerejani (Pesparani) Katolik IV Tingkat Provinsi Papua Barat yang berlangsung di Gedung Serbaguna Bintuni, Kamis (9/7/2026).

‎Kaimana keluar sebagai juara setelah meraih nilai 83,04. Sementara itu, Kabupaten Manokwari menempati posisi kedua dengan nilai 82,79, disusul Kabupaten Fakfak 82,21, dan tuan rumah Kabupaten Teluk Bintuni di peringkat keempat dengan nilai 79,02.

‎Penampilan seluruh kontingen dinilai oleh tiga dewan juri, yakni Prof. Dr. Perry Rumengan, M.Sn., Budi Yohanes Susanto, dan Veronika Silvia Rettob.

‎Usai perlombaan, masing-masing dewan juri menyampaikan evaluasi sebagai bahan pembinaan bagi seluruh peserta, pelatih, dan pendamping untuk meningkatkan kualitas penampilan pada ajang berikutnya.

‎Prof. Dr. Perry Rumengan menegaskan penilaian tidak hanya didasarkan pada kekuatan suara maupun banyaknya jumlah anggota paduan suara.
‎L Menurutnya, dewan juri menilai keseluruhan kualitas penyajian yang ditampilkan setiap kontingen.

‎Aspek yang menjadi perhatian meliputi kualitas musikal, pembentukan kalimat musik (musical phrasing), keseimbangan antarsuara, interpretasi, serta pemahaman peserta terhadap karakter karya yang dibawakan.

‎Ia menjelaskan, selama proses penilaian terdapat kelompok yang tampil sangat baik pada lagu pertama namun kurang maksimal pada lagu berikutnya. Sebaliknya, ada pula peserta yang justru menunjukkan peningkatan pada penampilan selanjutnya.

‎”Keputusan yang diambil merupakan hasil pembahasan secara menyeluruh. Penilaian tidak dilakukan hanya berdasarkan satu indikator, tetapi melalui pertimbangan berbagai aspek musikal dan artistik dari setiap penampilan,” ujarnya.

‎Sementara itu, Budi Yohanes Susanto mengatakan dewan juri tidak hanya melihat kualitas bernyanyi, tetapi juga memperhatikan kekompakan tim dalam membangun harmoni antarsuara.

‎Menurutnya, seluruh kontingen telah menampilkan kemampuan terbaik. Namun, pembentukan tim yang solid tetap menjadi salah satu faktor penting dalam menghasilkan sajian paduan suara yang utuh dan berkualitas.

‎Di sisi lain, Veronika Silvia Rettob mengapresiasi penampilan seluruh peserta, khususnya saat membawakan lagu wajib yang dinilai telah disajikan dengan baik.

‎Meski demikian, ia mengingatkan agar peserta terus meningkatkan kualitas vokal, terutama dalam memperjelas pelafalan atau diksi sehingga makna lagu dapat tersampaikan dengan baik kepada pendengar.

‎Dewan juri berharap seluruh peserta menjadikan hasil perlombaan beserta berbagai catatan yang diberikan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pembinaan paduan suara di masing-masing daerah, sehingga mampu tampil lebih baik pada ajang Pesparani berikutnya maupun di tingkat nasional. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *