RTP Borarsi Jadi Venue Pesparawi Nasional XIV, Kehormatan dan Kebanggaan bagi Kabupaten Manokwari

MANOKWARI, SURYA ARFAK – Kepercayaan Ruang Terbuka Publik (RTP) Borarsi sebagai lokasi pembukaan dan penutupan Pesparawi Nasional XIV menjadi kehormatan sekaligus kebanggaan bagi pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten Manokwari.

“Puji syukur kepada Tuhan karena RTP Borarsi dapat menjadi venue pembukaan dan penutupan Pesparawi Nasional XIV. Ini merupakan kebanggaan bagi kita semua masyarakat Manokwari,” ujar Bupati Manokwari, Hermus Indou, Senin (22/6).

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan Pesparawi Nasional XIV dapat berlangsung dengan baik, lancar, aman, dan sukses sesuai harapan bersama. Kesuksesan penyelenggaraan Pesparawi, kata Hermus, tidak hanya menjadi tanggung jawab panitia dan pemerintah daerah, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh masyarakat.

Karena itu, Hermus mengajak seluruh warga Manokwari untuk memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Pesparawi dengan menjaga keamanan, ketertiban, dan kenyamanan selama para peserta dan tamu berada di daerah tersebut.

“Kita harus bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban agar seluruh peserta maupun tamu yang datang merasa aman dan nyaman selama berada di Manokwari,” katanya.

Hermus menegaskan, suasana yang aman dan kondusif akan memberikan kesan positif bagi ribuan peserta Pesparawi yang datang dari berbagai provinsi di Indonesia. Selain itu, keramahan masyarakat juga akan menjadi cerminan kesiapan Manokwari sebagai tuan rumah yang baik.

Ia berharap semangat kebersamaan, toleransi, dan gotong royong yang selama ini terpelihara di Kabupaten Manokwari dapat terus dijaga demi menyukseskan Pesparawi Nasional XIV.

“Dengan dukungan seluruh masyarakat, kami optimistis Pesparawi Nasional XIV dapat berlangsung sukses dan menjadi kebanggaan bagi Papua Barat serta Kabupaten Manokwari,” ujarnya.

Pesparawi Nasional XIV di Manokwari tidak hanya menjadi ajang pujian dan penyembahan kepada Tuhan, tetapi juga momentum mempererat persaudaraan, memperkuat persatuan bangsa, serta memperkenalkan Manokwari sebagai Kota Injil kepada seluruh peserta dan tamu yang hadir. (SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *