Pesan Bupati Hermus kepada Keluarga Suku Arfak di Tanah Rubuh, Jaga Keselamatan Hamba Tuhan

Manokwari, SURYA ARFAK – Bupati Manokwari, Hermus Indou, menyampaikan sejumlah pesan kepada keluarga besar Arfak di distrik Tanah Rubuh.

Pesan itu disampaikan Hermus usai pembukaan Rapat Kerja III Klasis GKI Tanah Rubuh, Jumat (13/12/2024).

Menurut Hermus, sebelum gereja lain masuk, GKI sudah ada di seluruh tanah Papua.

“Karena itu, saya pesan kepada keluarga besar saya suku Arfak, yang ada di GKI tetap di GKI. Kalau ada yang lain mau masuk silakan, tapi yang sudah di GKI tetap sudah di GKI,” ungkapnya.

Hermus mengatakan, GKI adalah gereja yang besar dan minim konflik. Kalaupun ada masalah tidak sampai menimbulkan perpecahan dalam gereja.

“Jadi yang sudah ada di perahu besar ini jangan keluar lagi. Semua ada di sini sudah,” katanya.

Hermus juga mengajak keluarga suku besar Arfak di Tanah Rubuh untuk belajar dari GKI dan hamba-hamba Tuhan. Hal-hal baik dari para hamba Tuhan hendaklah dipetik dan dijadikan pedoman untuk berubah dari waktu ke waktu.

“Mereka (hamba-hamba Tuhan) diutus oleh Tuhan, sehingga mari kita petik hal-hal positif dari mereka dan menjadikan itu sebagai pedoman untuk berubah dari waktu ke waktu,” katanya.

Selanjutnya, Hermus berpesan untuk menjaga keselamatan dan keamanan para hamba Tuhan. Sebab kehadiran mereka untuk memberikan pelayanan.

“Mereka ada di sini karena kita. Tuhan mau menyatakan kasih-Nya kepada kita melalui para hamba Tuhan. Karena itu, kita jaga keselamatan mereka, semua hamba Tuhan, termasuk para guru, tenaga medis, pegawai-pegawai hingga penyuluh pertanian,” katanya.

Terakhir, Hermus mengajak untuk meninggalkan adat istiadat yang bertentangan dengan nilai-nilai agama.

“Tidak boleh ada lagi pembunuhan di Tanah Rubuh. Tidak boleh ada pertumpahan darah lagi. Karena itu akan membuat pandangan Tuhan jauh dari kita,” tukas Hermus.(SA01)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *